MANIPULASI GUGUS FUNGSI

Menggonta Ganti Gugus Fungsi Yang Bersifat Heteroatom






HETEROATOM
Heteroatom berarti atom dalam suatu struktur cincin yang bukan atom karbon. Struktur molekul heteroatom kehilangan karbon atau hidrogen dan terbuat dari atom non-karbon lainnya. Heteroatom pada umumnya adalah nitrogen, oksigen, sulfur, fosfor dan halogen. Suatu heteroatom dapat memberikan reaktifitas pada suatu molekul tertentu karena heteroatom memiliki pasangan elektron bebas yang dapat membuat atom karbon menjadi kekurangan elektron. Sedangkan ikatan π memberi pengaruhnya karena sifatnya yang mudah terputus pada reaksi kimia. Suatu ikatan π membuat suatu molekul menjadi basa dan bersifat nukleofil.


GUGUS PELINDUNG
Gugus pelindung (PG) adalah suatu kerangka kerja molekul yang diperkenalkan ke gugus fungsional tertentu (FG) dalam molekul poli-fungsional untuk memblokir reaktivitas di bawah kondisi reaksi yang diperlukan untuk membuat modifikasi tempat lain dalam molekul.



Gugus fungsi yang paling reaktif (menyebabkan masalah reaktivitas) dan paling sering digunakan dalam reaksi. yaitu :


Gugus pelindung yang sering dipakai dalam sintesis organik, yaitu :


Gugus pelindung yang baik adalah MOM (Metoksi Metil), MOM eter dapat dibuat dari alkohol atau fenol dengan MOMCl (Metoksi Metil Klorida) atau MOMOAc (Metoksi Metil Asetat). Metoksi metil (MOM) dapat di deproteksi dengan asam.

 

Secara umum, asam encer dalam ko-solven organik telah terbukti efektif. Penggunaan asam lemah Pyridinium p-Toluenesulfonate dalam refluks t-BuOH atau 2-butanon sangat efektif untuk melepas MOM eter dari alkoholalilik.


Reaksi diatas menunjukkan bahwa gugus MOM dapat dilepas dengan menggunakan asam Trifluoroasetat anhidrat dengan adanya asetonida yang biasanya dilepas dengan asam berair (asam encer).

         Gugus pelindung asetal lainnya yaitu 2-metoksi etoksimetil eter (-O-CH2OCH2CH2OCH3, MEM). Gugus MEM diikat oleh alkohol setelah alkoholdikonversi menjadi alkoksi (umumnya NaH dalam THF aau DMF). Gugus MEM juga stabil pada pereaksi-pereaksi seperti terhadap O-MOM. Gugus MEM sensitive terhadap asam lewis dan dapat dipecah dengan asam kau berair (pH<1). Gugus MEM juga dapat melindungi alkohol tersier. Gugus MEM dapat selektif dihilangkan dengan trimetilsilil iodida dalam asetronitril tanpa mempengaruhi metil eter atau gugus ester. Adapun gugus pelindung yang dapat melindungi gugus fungsi alkohol baik dalam suatu alkil ataupun aril dapat dilihat pada tabel dibawah ini :


     Dalam proteksi gugus alkohol  dengan acyclyc acetal dapat digunakan MOM (Methoxy Metil) atau MEM (MethoxyEtoxyMetyl).
       Metoksi metil eter (O-MOM) merupakan gugus yang sensitif terhadap asam, dan stabil pada kisaran pH 4-12. Selain itu O-MOM stabil terhadap nukleofilik dan pereaksi organologam, hidrida, hidrogenasi-katalitik (kecuali Pt dalam media asam), dan oksidasi, namun dapat bereaksi dengan HCl dalam metanol.


   Gugus pelindung asetal lainnya yaitu 2-metoksi etoksimetil eter (-O-CH2OCH2CH2OCH3,MEM). Gugus MEM diikat oleh alkohol setelah alkoholdikonversi menjadi alkoksi (umumnya NaH dalam THF aau DMF). Gugus MEM juga stabil pada pereaksi-pereaksi seperti terhadap O-MOM. Gugus MEM sensitive terhadap asam lewis dan dapat dipecah dengan asam kau berair (pH<1). Gugus MEM juga dapat melindungi alkohol tersier. Gugus MEM  dapat selektif dihilangkan dengan trimetilsilil iodida dalam asetronitril tanpa mempengaruhi metil eter atau gugus ester.

 



PERMASALAHAN

1. Mengapa deproteksi MOM digunakan senyawa asam, bagimana bila deproteksi digunakan senyawa basa ?

2. Bagaimana membuat gugus pelindung asiklik asetal (MEM, MOM) bekerja lebih stabil dalam reaksinya?

3.Bagaimana sifat pereaksi yang digunakan dalam melepaskan gugus MOM yang digunnakan untuk melindungi O gugus OH?





Komentar

  1. gugus pelindung tersebut dapat lebih stabil dengan adanya pereaksi Zn/MeOH,H2 Pd/C ataupun dengan reagen organolittium/gridnard atau dengan melakukan reaksi pada keadaan atau pH yang sesuai..

    BalasHapus
  2. saya akan mencoba menjawab permasalahan 1. hidrogenn mendonorkan hidrogen yang akan terikat dengan anion methoxy methyl. Tidak bisa karena basa karena MOM tahan terhadap basa sehingga kecenderungan untuk bereaksi dengan basa itu lemah

    BalasHapus
  3. Saya akan menjawab permasalahan tiga. sifat dari pereaksi yang digunakan untuk dapat melepas gugus MOM adalah bersifat asam kuat, seperti HCl yang biasa digunakan dalam mekanisme, sehingga dapat mendeproteksi gugus

    BalasHapus
  4. Permaslahan 3 jadi sifatnya itu adalah basa kuat dan mampu melepaskan MOM

    BalasHapus
  5. Saya akan mencoba menjawab permasalahan Anda yg ke-2:
    gugus pelindung tersebut dapat lebih stabil dengan adanya pereaksi Zn/MeOH,H2 Pd/C ataupun dengan reagen organolittium/gridnard atau dengan melakukan reaksi pada keadaan atau pH yang sesuai..

    BalasHapus
  6. saya akan mencoba menjawab permasalahan 1. hidrogenn mendonorkan hidrogen yang akan terikat dengan anion methoxy methyl. Tidak bisa karena basa karena MOM tahan terhadap basa sehingga kecenderungan untuk bereaksi dengan basa itu lemah

    BalasHapus
  7. sifat dari pereaksi yang digunakan untuk dapat melepas gugus MOM adalah bersifat asam kuat, seperti HCl yang biasa digunakan dalam mekanisme, sehingga dapat mendeproteksi gugus

    BalasHapus
  8. saya akan mencoba menjawab permasalahan 1. hidrogenn mendonorkan hidrogen yang akan terikat dengan anion methoxy methyl. Tidak bisa karena basa karena MOM tahan terhadap basa sehingga kecenderungan untuk bereaksi dengan basa itu lemah

    BalasHapus
  9. Saya akan mencoba menjawab permasalahan Anda yg ke-2:
    gugus pelindung tersebut dapat lebih stabil dengan adanya pereaksi Zn/MeOH,H2 Pd/C ataupun dengan reagen organolittium/gridnard atau dengan melakukan reaksi pada keadaan atau pH yang sesuai.

    BalasHapus
  10. saya akan mencoba menjawab permasalahan 1. hidrogenn mendonorkan hidrogen yang akan terikat dengan anion methoxy methyl. Tidak bisa karena basa karena MOM tahan terhadap basa sehingga kecenderungan untuk bereaksi dengan basa itu lemah

    BalasHapus
  11. saya akan menjawab permasalahan ke 2
    gugus pelindung tersebut dapat lebih stabil dengan adanya pereaksi Zn/MeOH,H2 Pd/C ataupun dengan reagen organolittium/gridnard atau dengan melakukan reaksi pada keadaan atau pH yang sesuai.

    BalasHapus
  12. No 1 hidrogenn mendonorkan hidrogen yang akan terikat dengan anion methoxy methyl. Tidak bisa karena basa karena MOM tahan terhadap basa sehingga kecenderungan untuk bereaksi dengan basa itu lemah

    BalasHapus
  13. jawaban permasalahan nomor 2 ugus pelindung asetal lainnya yaitu 2-metoksi etoksimetil eter (-O-CH2OCH2CH2OCH3,MEM). Gugus MEM diikat oleh alkohol setelah alkoholdikonversi menjadi alkoksi (umumnya NaH dalam THF aau DMF). Gugus MEM juga stabil pada pereaksi-pereaksi seperti terhadap O-MOM. Gugus MEM sensitive terhadap asam lewis dan dapat dipecah dengan asam kau berair (pH<1). Gugus MEM juga dapat melindungi alkohol tersier. Gugus MEM dapat selektif dihilangkan dengan trimetilsilil iodida dalam asetronitril tanpa mempengaruhi metil eter atau gugus ester.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reaksi Pembentukan Cincin Dari Karbonil

Modifikasi Pada Gugus Amina Dan Imina